Anak Cemburu pada Adik atau Teman Bermain, Orang Tua Perlu Tahu Ini
October 8, 2026

Rasa cemburu adalah emosi yang wajar dialami anak usia dini, terutama saat ia merasa perhatian orang tua atau teman bermain terbagi dengan orang lain. Anak cemburu pada adik atau teman bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari merebut mainan, menangis tanpa sebab yang jelas, hingga tiba-tiba menjadi lebih manja dari biasanya. Memahami akar emosi ini penting agar orang tua bisa merespons dengan tepat, bukan sekadar memarahi atau membiarkannya berlalu begitu saja.
Kenapa Anak Bisa Merasa Cemburu?
Cemburu pada anak usia dini umumnya muncul karena ia belum memiliki kemampuan penuh untuk memahami bahwa kasih sayang atau perhatian tidak harus dibagi secara merata dalam satu waktu. Cara berpikir anak masih cenderung sederhana dan langsung: jika adik atau temannya mendapat perhatian lebih dulu, ia merasa dirinya diabaikan sepenuhnya. Kemampuan mengenali dan mengelola emosi seperti ini termasuk bagian dari domain perkembangan sosial-emosional, salah satu aspek yang turut diperhatikan dalam kerangka acuan tumbuh kembang anak usia dini seperti yang digunakan WHO maupun Head Start Early Learning Outcomes Framework (HSELOF), karena kemampuan ini berpengaruh besar pada kesiapan sosial anak di kemudian hari.
Tanda-Tanda Anak Sedang Cemburu pada Adik atau Teman
Rasa cemburu pada anak tidak selalu terlihat jelas. Beberapa tanda yang sering muncul antara lain:
- Tiba-tiba lebih rewel atau mencari perhatian secara berlebihan
- Merebut mainan atau benda yang sedang dipegang adik maupun temannya
- Menolak berbagi atau bergiliran, padahal biasanya mau
- Mengucapkan kalimat seperti "Mama lebih sayang dia" atau sejenisnya
- Bersikap lebih agresif, misalnya mendorong atau menangis keras saat merasa diabaikan sesaat
Cara Membantu Anak Mengelola Rasa Cemburunya
Orang tua bisa membantu anak melewati fase ini dengan beberapa langkah berikut:
- Validasi perasaannya terlebih dahulu, misalnya dengan berkata "Ibu tahu kamu kecewa, nggak apa-apa merasa begitu"
- Sediakan waktu khusus berdua tanpa gangguan, meski hanya 10-15 menit setiap hari
- Libatkan anak dalam momen bersama adik atau temannya, misalnya bermain bersama alih-alih memisahkan mereka
- Hindari membanding-bandingkan anak dengan adik atau temannya di depan umum
- Latih anak mengenali dan menyebutkan emosinya dengan kata-kata, bukan dengan tindakan
Ajarkan anak berbagi dengan teman secara bertahap, karena kemampuan ini juga melatih regulasi emosi anak dalam jangka panjang, tidak hanya meredakan rasa cemburu saat itu juga
Peran Lingkungan Pengasuhan seperti Daycare
Selain di rumah, lingkungan pengasuhan sehari-hari turut membentuk cara anak mengelola emosinya. Di Semesta Kecil (Kantong Daycare) Jakarta Selatan, pengasuh terlatih memperhatikan dinamika sosial-emosional anak sebagai bagian dari kurikulum berbasis 5-6 domain perkembangan anak, termasuk domain sosial-emosional. Saat anak menunjukkan tanda cemburu terhadap teman bermainnya, pengasuh membantu memvalidasi perasaan tersebut sambil mengarahkan anak pada interaksi yang lebih positif, bukan sekadar melarang atau mengabaikannya. Jika Anda ingin melihat langsung bagaimana pendekatan ini diterapkan sehari-hari, Anda bisa menjadwalkan kunjungan ke Semesta Kecil untuk berdiskusi lebih lanjut tentang kebutuhan si kecil.
Kapan Perlu Perhatian Lebih?
Cemburu yang wajar biasanya mereda dengan sendirinya setelah anak merasa cukup diperhatikan dan merasa aman secara emosional. Namun, jika rasa cemburu disertai perilaku agresif yang terus-menerus, anak menarik diri secara berlebihan, atau memengaruhi pola makan dan tidurnya dalam waktu yang lama, ada baiknya orang tua berdiskusi dengan psikolog anak atau tenaga profesional tumbuh kembang untuk pendampingan lebih lanjut.
Pada akhirnya, rasa cemburu bukan sesuatu yang harus dihilangkan sepenuhnya, melainkan dikenali dan dikelola bersama. Dengan pendampingan yang konsisten di rumah dan lingkungan pengasuhan yang suportif, anak akan belajar bahwa perhatian dan kasih sayang tidak pernah benar-benar berkurang hanya karena dibagi dengan orang lain.


